NADIKABAR.COM β Merayakan hari jadi ke-13, Galeri Indonesia Kaya (GIK) mementaskan teater musikal bertajuk "Menanggung Dua Panggung" yang dibawakan oleh 15 talenta muda yang tergabung dalam Ruang Kreatif Intensif Musikal Budaya (RKIMB) Batch 3 di Grand Indonesia Jakarta, pada Sabtu (24/10).
Kisah 'Menanggung Dua Panggung' yang ditulis penulis naskah Aprilia Ramadhina, Jessica Gabriella dan Widya Arifianti ini menyoroti konflilk hidup Ranting, seorang pemain teater yang terombang-ambing antara dedikasi panggung seni dan kesibukan dunia kerja yang digeluti.
Konflik batin Ranting di panggung seni ini dikemas dengan format musikal jukebox dengan nuansa jenaka yang memancing tawa penonton pada penampilan pertamanya itu.
Pemeran Ranting, Jennifer Kristi Rengka mengungkap bahwa pentas panggung yang kali ini diperankan telah melalui pelatihan selama dua bulan.
βSeru banget ya. Tapi kali ini kita semakin lebih bagus lagi dibanding sebelumnya. Secara total mungkin sekitar dua bulan ya. Persiapannya bolong-bolong tapi cukup intensif. Karena walaupun kita sebenarnya persiapannya dua bulan. Kita tuh belajar program ruang kreatif intensif musikal budaya selama 8 bulan, terus sempat latihan dilanjut lagi di London selama dua minggu lah. Jadi persiapannya cukup panjang kalau misalnya dari segi teknik.", ungkap Jennifer.
Tak hanya memadukan dialog dan gerak panggung, "Menanggung Dua Panggung" juga membawakan lagu-lagu populer lintas genre, mulai dari lagu Betawi "Keroncong Kemayoran", "Semua Ini Untuk Apa" karya Donne Maulana, "Makin Lelah" karya Payung Teduh hingga "Sempurnanya Aku" karya grup band NPD.
Pentas "Menanggung Dua Panggung" ini juga merupakan karya perdana dari peserta RKIMB Batch 3 yang telah menyelesaikan pelatihan seni panggung selama 8 bulan dan pelatihan musikal lanjutan bersama West End Stage di London pada Desember 2025.
Pemeran Jendra dalam pentas 'Menanggung Dua Panggung', Fathur Ojak, mengungkap bahwa karya panggung ini merupakan hasil kolaborasi dari para penulis naskah dan pemain panggung dalam RKIMB.
"Jadi, ini adalah kayak hasil dari apa yang udah kita pelajarin di sana dan mencoba untuk mengangkat dan berkolaborasi. Kita ini yang tampil dari Ruang Kreatif Intensif Musikal Budaya yaitu para seniman-seniman yang di atas panggung," ungkapnya.
Di sisi lain, pemeran Boy, Herve Pierre Sidharta, menggungkap bahwa pelatihan bersama West End Stage di London juga memberikan pemahaman baru dalam seni panggung yang diterapkan dalam pementasan ini.
"Mungkin teknik bisa berbeda, pendekatan bisa berbeda. Tapi kecintaan pada seninya semuanya sama ya. Dan bahwa Indonesia tidak kekurangan seniman. Bahwa kita juga punya banyak sekali potensi-potensi seniman yang dapat terus dikembangkan atau memajukan industri teater musikal", ujar Pierre.
Sebagai informasi, RKIMB program pelatihan musikal intensif gratis dari Indonesia Kaya untuk mengembangkan seniman panggung Indonesia, terutama calon pelaku teater musikal profesional, yang memadukan teknik berstandar internasional dengan muatan budaya Nusantara.
Adapun pementasan 'Menanggung Dua Panggung" ditampilkan dalam 3 pertunjukkan pada 23 dan 24 Oktober 2026 di Galeri Indonesia Kaya.