"Ciri-ciri karakter, kebajikan tertentu, dan semangat tim merupakan nilai-nilai budaya yang berkembang selama berabad-abad dan dibentuk oleh pengalaman sejarah bersama," tulis Gottschalk, seolah menekankan tidak adanya kesamaan sejarah dengan para pemain imigran tersebut.

Namun Klopp, yang sejak awal ditunjuk sebagai pelatih telah menekankan pentingnya persatuan di dalam tim, enggan memberi angin segar untuk para 'pencinta darah murni' tersebut. Baginya, komentar semacam itu "omong kosong belaka."