"Perolehan investasi tersebut menempatkan Provinsi Riau pada peringkat ke-11 secara nasional. Di wilayah regional Pulau Sumatera, Provinsi Riau berada di posisi kedua, sementara khusus untuk kategori PMDN menduduki peringkat pertama," katanya di Pekanbaru, Kamis.
Selama periode tersebut, lima daerah menyumbang porsi terbesar dengan Kota Pekanbaru memimpin dengan perolehan Rp9,28 triliun atau 19,37 persen. Lalu disusul Kota Dumai sebesar Rp8,34 triliun atau 17,40 persen.
Kabupaten Kampar berada di posisi berikutnya dengan catatan Rp7,41 triliun atau 15,47 persen dari total realisasi. Sementara itu, Kabupaten Bengkalis membukukan Rp5,19 triliun atau 10,84 persen serta Kabupaten Pelalawan menyumbang Rp5,15 triliun atau 10,75 persen.