NADIKABAR.COM — Program Kementerian Pertanian (Kementan) di Aceh untuk pemulihan pasca bencana disebut sudah terealisasi di atas 50 persen. Sektor irigasi mencatat realisasi tertinggi mencapai 75,1 persen.

"Realisasi di atas 50 persen hingga akhir Agustus menunjukkan kerja keras semua pihak. Tetapi waktu yang tersisa di tahun 2026 sangat terbatas, sehingga percepatan mutlak diperlukan agar target bisa tercapai," kata Kaposkowil Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonsturksi (PRR) Aceh, Safrizal ZA, dalam keterangannya, Kamis (27/8/2026).

Menurutnya, sektor irigasi menunjukkan progres yang tinggi yaitu dari pagu Rp 147,47 miliar, realisasi anggaran sudah Rp110,68 miliar atau 75,1 persen. Jaringan irigasi tersier di 13 kabupaten/kota hampir rampung dengan realisasi 96 persen, sementara irigasi perpipaan di 13 kabupaten/kota mencapai 88 persen.