Ia juga mengapresiasi langkah pihak swasta dan pelaku pariwisata yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Bendesa Adat Wongaya Gede, I Ketut Sucipta, mengatakan masyarakat yang menjaga lingkungan di kawasan Pura Luhur Batukaru bukan hanya berasal dari Wongaya Gede. Puluhan masyarakat yang tersebar di delapan desa adat, dengan 12 banjar adat, turut melestarikan dan menjaga kawasan hutan di areal tersebut.
"Nanti masyarakat di sini khususnya Wongaya Gede akan dilibatkan dalam proses perawatan dan pemeliharaan sampai pohon benar-benar tumbuh mandiri," tegasnya.
Auditya Sari dari Nuanu Social Fund, didampingi Chairman of the Bali Tourism Board, Ida Bagus Agung Partha Adnyana, mengatakan reforestasi tidak selesai ketika pohon sudah ditanam. Justru sebagian besar kebutuhan pemeliharaan dan risikonya berada setelah penanaman.