Pelatih asal Brasil itu juga mencermati kemampuan PSM dalam melakukan transisi cepat. Menurutnya, permainan tersebut menjadi salah satu kekuatan yang harus diantisipasi Arema jika ingin membawa pulang poin dari Parepare.

"Ada banyak pemain yang melakukan transisi cepat. Saya suka bagaimana mereka memberikan performa di Bandung. Makanya kami harus persiapan bagus untuk mencoba mendapatkan poin dari sini," ujarnya.

Marcos bahkan menilai PSM musim ini lebih kuat dibandingkan musim sebelumnya. Keberadaan sejumlah pemain lama yang sudah memahami sistem tim, ditambah rekrutan baru dan pelatih yang berpengalaman di kompetisi Indonesia, membuat PSM diprediksi menjadi salah satu pesaing papan atas.

"Mereka tim kuat dan berkualitas. Mereka masih punya banyak pemain dari musim kemarin, itu membantu proses adaptasi. Mereka juga merekrut pemain bagus untuk musim ini. Saya melihat sekarang PSM lebih kuat daripada musim kemarin," tutur Marcos.

Absennya penonton akibat sanksi juga tak dianggap sebagai keuntungan besar bagi Arema. Marcos justru mengaku lebih menyukai pertandingan dengan atmosfer suporter, termasuk ketika timnya menjalani laga tandang.