"Silent majority bukan berarti tidak peduli. Mereka memperhatikan, mereka menilai, dan mereka punya pandangan sendiri. Ketika mereka merasa perlu menyampaikan sikap, mereka akan bersuara," kata Umbas.

"Sekarang kita melihat pesan kebersamaan dengan Prabowo mulai digaungkan. Ini menunjukkan bahwa dukungan terhadap Presiden tidak bisa hanya diukur dari riuhnya kritik di media sosial," tambahnya.