"Dia sempat mencengkeram badan saya, dia bilang kalau dadanya sakit. Kemudian saya masih berusaha menyadarkannya. Enggak lama setelah itu sampai ke rumah sakit dan dinyatakan tidak selamat," kata Amat.

Amat mengatakan saat itu, kondisi asap di lokasi kebakaran sangat tebal dan Nurdin hanya menggunakan masker tipis.

"Kondisi asap menebal, hanya pakai masker biasa. Kita masih tidak menyangka juga beliau meninggal, masih kaget," ucapnya.

Sementara itu, Pemkab Barito Kuala menyampaikan duka cita dan menawarkan bantuan kepada istri almarhum guna meringankan beban setelah ditinggalkan.

Bupati Batola, Bahrul Ilmi menyebut Pemkab akan memberikan rumah gratis dan pekerjaan pada Rabu (21/10).