Menurut dia, ada dua korban lagi yang saat ini mengalami luka bakar yang serius, sehingga harus dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya untuk mendapatkan perawatan intensif.
"Mudah-mudahan kedua relawan tersebut dapat ditangani dengan baik dan kondisinya bisa membaik. Pengobatan sepenuhnya akan ditanggung Pemkab Probolinggo dan tentunya berkoordinasi dengan pihak TNBTS," tuturnya.
Ia mengatakan karhutla di Gunung Bromo sudah lama terjadi dan kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dianggap rutin terjadi hampir setiap tahun, namun belum pernah menimbulkan korban jiwa.