NADIKABAR.COM — Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) mencatat pertumbuhan tren positif pengiriman uang (remittance) dari para pekerja migran Indonesia yang menembus angka Rp288 triliun pada tahun 2025, atau naik 14 persen dari tahun-tahun sebelumnya.
"Remitansi kita dari tahun ke tahun meningkat. Tahun 2023 sebesar Rp227 triliun, tahun 2024 naik menjadi Rp253 triliun, dan tahun 2025 lalu naik 14 persen menjadi Rp288 triliun," kata Menteri P2MI Mukhtarudin dalam peresmian Migrant Center dan peninjauan SMK Go Global di Universitas Teknologi Bandung (UTB), Bandung, Jumat.
Mukhtarudin menggarisbawahi bahwa kontribusi pekerja migran terhadap perekonomian nasional sangat dominan, terutama melalui penguatan cadangan devisa dan perputaran uang di tingkat basis (pedesaan).