Ketika ditanya lebih lanjut soal apa yang dimaksud oleh Hegseth bahwa eksekusi mati itu akan dilakukan di depan publik, Pentagon menyebutkan bahwa akan ada tayangan live streaming.

"Eksekusi mati itu akan disiarkan via live streaming. Rincian lebih lanjut akan menyusul," kata seorang pejabat Pentagon, yang enggan disebut namanya, kepada AFP.

Dalam pernyataannya, Hegseth menekankan bahwa ini akan menjadi eksekusi mati oleh regu tembak pertama yang dilakukan militer AS sejak Perang Dunia II. Dia merujuk pada kasus Eddie Slovik yang dihukum mati karena desersi pada tahun 1945 silam.

"Saya menyukai mentalitas yang kita miliki pada Perang Dunia II, yaitu mentalitas untuk menang, yang memahami bahwa ketika musuh menyerang, Anda harus teguh mempertahankan posisi," ucap Menhan AS tersebut.

Dalam rekaman video terpisah, ketika ditanya apakah Hasan memiliki permintaan terakhir, Hegseth menjawab: "Tidak peduli. Kita akan melihat dia pada 3 Desember."