Pebalap Ducati itu juga mengungkapkan bahwa cedera mengubah cara pandangnya terhadap karier. Ia teringat momen ketika kembali mengendarai motor setelah cedera pada 2020.
"Kita belajar dari masa-masa sulit, bukan dari kemenangan. Ketika menang, itu berarti kita melakukan berbagai hal dengan benar. Namun, pada hari itu saya belajar banyak. Itu adalah hari ketika saya mengambil keputusan. Tidak banyak orang di sekitar saya, tetapi pada akhirnya sayalah yang harus memutuskan. Setelah cedera, saya ingin kembali secepat mungkin dan terus berlatih. Keputusan itu mengubah saya," tuturnya.
Márquez menegaskan bahwa cedera tidak otomatis membuatnya ingin pensiun. Selama masih memiliki kesempatan untuk pulih dan kembali bersaing, ia akan berusaha melanjutkan karier.