Yesus menggambarkan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi seperti kuburan, yang dari luar tampak indah, tetapi dalamnya serba busuk karena kemunafikan dan kelaliman. Kaum Farisi merasa dirinya sebagai nabi-nabi zaman dahulu, padahal mereka itu keturunan orang-orang yang membunuh para nabi.
Yesus memberikan keteladanan sebagai pribadi autentik, mengajarkan jalan Allah dengan segala kejujuran. Kebenaran menjadi bagian integral dari perutusan-Nya.
Nilai kehidupan autentik dapat dijumpai dalam diri Mahatma Gandhi, seorang tokoh perdamaian dunia. Hidupnya mencerminkan keselarasan utuh tim redaksi pikiran, perkataan dan tindakan, tanpa kepura-puraan.
Menjunjung tinggi kebenaran dan mengubahnya menjadi kekuatan perjuangan tanpa kekerasan untuk melawan penindasan kolonial.
Kejujuran, tercermin dalam otobiografinya "The Story of My Experiments with Truth". Ia tidak berusaha memoles citranya sebagai figur sempurna, melainkan berani membeberkan kesalahan masa mudanya, ketakutan-ketakutannya.
Melalui keputusan hidup sederhana, seperti menenun pakaiannya sendiri (khadi) dan menolak kemewahan materi, Gandhi membuktikan bahwa autentisitas sejati bukan sekedar wacana filosofis, melainkan praktik nyata yang dijalani setiap hari.
Kita pun dipanggil untuk membiarkan kebenaran dan keautentikan makin merasuki kehidupan kita. Menjadi pribadi yang autentik merupakan tugas seumur hidup.
Tugas tersebut mengundang kita untuk menjadi benar, bahkan sewaktu segalanya berjalan sulit dan penuh rintangan.
Marilah kita hidup secara benar, agar kita dapat mengalami kebebasan, kedamaian, dan sukacita batin, yang kemudian akan membantu kita untuk menghindari kemunafikan.
Sumber: Buku Renungan Tiga TitikOleh: Lyli Herijanto
Bapa yang penuh kasih, buatlah kami berani memperbarui diri terus menerus untuk menjadi pribadi autentik, tidak munafik, dan hidup benar di hadapan-Mu. Amin.
Demikian renungan harian Katolik Rabu, 26 Agustus 2026 lengkap bacaan dan teks Mazmur Tanggapan. Semoga renungan ini dapat menguatkan iman dan membantu umat menjalani hari dengan penuh pengharapan serta kasih.