NADIKABAR.COM — Gereja Katolik pada Selasa, 15 September 2026, memperingati Peringatan Wajib Santa Perawan Maria Berdukacita. Peringatan ini menjadi kesempatan bagi umat untuk mengenangkan keteguhan hati Bunda Maria yang tetap setia mendampingi Yesus, termasuk ketika harus menyaksikan penderitaan dan wafat-Nya di kayu salib.
Renungan Harian Katolik Selasa 15 September 2026 mengajak umat untuk merenungkan makna dukacita dalam kehidupan iman. Melalui teladan Santa Perawan Maria, umat diajak untuk tetap percaya kepada Tuhan dalam situasi sulit serta menerima setiap perjalanan hidup dengan iman, kesetiaan, dan kepasrahan kepada kehendak-Nya.
Nah, bagi pembaca yang ingin membaca renungan harian Katolik hari ini NadiKabar telah menyajikannya berikut ini lengkap dengan bacaan liturgi hari ini. Yuk, simak selengkapnya!
Sebelum membaca renungan harian hari ini baca terlebih dahulu sabda-sabda Tuhan lewat bacaan hari ini, tim redaksi lain:
Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan.
Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya,
dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya,
sendengkanlah telinga-Mu kepadaku, bersegeralah melepaskan aku! Jadilah bagiku gunung batu tempat perlindungan, kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku!
Sebab Engkau bukit batuku dan pertahananku, dan oleh karena nama-Mu Engkau akan menuntun dan membimbing aku.
Sebab Engkau bukit batuku dan pertahananku, dan oleh karena nama-Mu Engkau akan menuntun dan membimbing aku.
Engkau akan mengeluarkan aku dari jaring yang dipasang orang terhadap aku, sebab Engkaulah tempat perlindunganku.
Ke dalam tangan-Mulah kuserahkan nyawaku; Engkau membebaskan aku, ya TUHAN, Allah yang setia.
Engkau benci kepada orang-orang yang memuja berhala yang sia-sia, tetapi aku percaya kepada TUHAN.
Masa hidupku ada dalam tangan-Mu, lepaskanlah aku dari tangan musuh-musuhku dan orang-orang yang mengejar aku!
Buatlah wajah-Mu bercahaya atas hamba-Mu, selamatkanlah aku oleh kasih setia-Mu!
Engkau menyembunyikan mereka dalam naungan wajah-Mu terhadap persekongkolan orang-orang; Engkau melindungi mereka dalam pondok terhadap perbantahan lidah.