"Situasi luar biasa yang terjadi telah memengaruhi penyelenggaraan dan pelaksanaan kompetisi sesuai jadwal semula, sehingga penundaan ini perlu dilakukan demi kepentingan seluruh tim peserta, ofisial, penonton, dan pemangku kepentingan lainnya," sambungnya.

Terjadi eskalasi konflik antara koalisi pimpinan Arab Saudi dan kelompok pemberontak Houthi yang berbasis di Yaman. Sejumlah lokasi di Arab Saudi menjadi sasaran serangan rudal dan pesawat nirawak (drone) oleh kelompok Houthi.

Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, misalnya, tercatat mengalami setidaknya 20 kali serangan dalam kurun waktu 11 hari, yang dilaporkan mengakibatkan 17 orang tewas dan lebih dari 300 orang terluka.