"Kami menyayangkan bahwa Rizki, yang merupakan juara bertahan Olimpiade dan Dunia, tidak dapat mewakili Indonesia di Nagoya," demikian bunyi pernyataan tersebut.

Sebelumnya, nama Rizki juga sudah tidak tercantum dalam daftar peserta angkat besi Asian Games 2026. NadiKabar melaporkan Rizki semula diproyeksikan tampil di kelas 85 kilogram putra. Informasi tersebut muncul sebelum alasan absennya dijelaskan melalui pernyataan bersama PABSI, KOI, dan Rizki.

Keputusan CAS mempertahankan penangguhan sementara bukan berarti Rizki telah dinyatakan bersalah dalam perkara anti-doping. Pernyataan resmi menegaskan penangguhan tersebut bukan temuan pelanggaran anti-doping dan pemeriksaan mengenai pokok perkara baru akan dimulai.

Rizki membantah tuduhan dan akan membela kasusnya di hadapan CAS dengan dukungan PABSI dan KOI. PABSI, KOI, dan Rizki juga menyatakan tidak akan memberikan komentar lebih lanjut selama proses persidangan masih berlangsung.

Dengan demikian, yang sudah dipastikan saat ini adalah Rizki Juniansyah tidak dapat tampil di Asian Games 2026, sementara pemeriksaan mengenai dugaan pelanggaran whereabouts masih berjalan.