Pembangunan GMAHK Taman Harapan Jaya saat ini telah mencapai 80 persen. Penyelesaian 20 persen sisanya mencakup pekerjaan akhir (finishing) dan penyiapan perlengkapan.
Meski belum sepenuhnya rampung, gereja sudah kembali digunakan untuk beribadah sejak Maret 2026.
"Peresmian ini menjadi momentum penting bagi pertumbuhan kehidupan rohani, penguatan kebersamaan jemaat, serta peningkatan kontribusi gereja dalam kehidupan bermasyarakat. Ini sekaligus menegaskan Jakarta sebagai rumah keberagaman," tutur Pramono.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI sendiri mengapresiasi keberagaman itu lewat Bantuan Operasional Tempat Ibadah (BOTI) yang disalurkan sejak 2003. Total bantuan kepada GMAHK Taman Harapan Jaya tercatat sebesar Rp40.800.000.