NADIKABAR.COM — Pengangeng Sasana Wilapa GKR Panembahan Timoer Rumbay buka suara soal laporan ke dirinya dan BRM Yudhistira ke polisi. Rumbay menanggapi pelaporan itu dengan santai.
Rumbay justru ingin membuktikan apakah betul ada tindakan pengeroyokan maupun penganiayaan tersebut.
"Ya, ya nanti kita buktikan apakah betul itu sebuah penganiayaan atau pengeroyokan seperti yang dituduhkan," katanya ditemui di Keraton Solo, Rabu (26/8/2026)Ditanya mengenai dirinya melakukan pemukulan atau penamparan kepada abdi dalem pejagen Gamelan Sekaten, Rumbay menyerahkan penilaian tersebut kepada publik dan proses hukum yang berjalan.
"Ya Panjenengan (Anda) lihat videonya, ya seperti itu sudah. Itu apakah seperti itu pemukulan atau penganiayaan, monggo yang menilai Panjenengan. Nanti kan bisa dibuktikan dalam kepolisian atau dalam pengadilan," tuturnya.
Di sisi lain lain, Rumbay bersama Yudhistira sedang menyiapkan bukti-bukti terkait adanya tindakan pelecehan. Ia mengatakan, dugaan pelecehan tersebut terjadi pada saat adanya adu mulut Miyos Gongsa di Masjid Agung.