Dia bilang Teheran akan memberikan respons tegas terhadap serangan lanjutan apa pun. "Ketidakstabilan dan pergolakan di kawasan ini tidak menguntungkan negara mana pun dan akan menjadi tantangan bagi semua pihak," cetusnya.
Pezeshkian bertolak ke Kyrgyzstan untuk menghadiri pertemuan puncak para kepala negara anggota-anggota Organisasi Kerja Sama Shanghau (SCO). Acara tersebut digelar bersamaan dengan kembali berkobarnya pertempuran tim redaksi Iran dan AS.
Pada Minggu (30/8) waktu setempat, pasukan AS membombardir dua peluncur roket milik Iran yang ada di Pulau Larak. Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan bahwa serangan dilancarkan setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) terdeteksi sedang mempersiapkan roket-roket bermuatan ranjau laut untuk diluncurkan ke Selat Hormuz.
Pulau Larak merupakan sebuah pulau kecil milik Iran di perairan Selat Hormuz, yang baru-baru ini menjadi titik penting bagi Teheran dalam sektor militer dan pengendalian pelayaran. Pulau itu juga digunakan oleh IRGC untuk memantau lalu lintas kapal yang melintasi salah satu jalur maritim terpenting di dunia.