NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono buka suara soal dugaan pelecehan yang dilakukan seorang dokter obgyn pada seorang wanita lewat direct message (DM) Instagram. Dante menuturkan kasus tersebut akan diproses oleh majelis etik kedokteran.

Nantinya barang bukti yang ada juga dikumpulkan dan apabila terbukti menyalahi aturan yang ada makan akan diberi konsekuensi aturan yang berlaku.

"Yang saat ini viral kita serahkan kepada majelis etik kedokteran, karena ini masalahnya bukan masalah klinis tapi, tapi masalah etik. Nanti, akan dievaluasi oleh majelis etik kedokteran Indonesia," kata Dante ketika ditemui awak media di Jakarta Barat, Jumat (4/9/2026).

"Majelis kedokteran Indonesia akan bersidang dan jika sudah ditemukan barang-barang buktinya, barang bukti chat itu akan dievaluasi dan akan kita kasih konsekuensi kalau memang secara etik melanggar. Secepatnya (akan dilakukan)," sambungnya.

Sebelumnya, dokter obgyn bernama dr Muhammad Iqbal SpOG menjadi sorotan di media sosial karena diduga mengirimkan DM bernada seksual pada seorang perempuan. Ini berawal dari sebuah postingan di Threads seorang perempuan yang mengaku menerima DM tersebut.

Hingga saat ini, dokter spesialis kandungan tersebut telah dinonaktifkan dari kliniknya bekerja, Kirana Clinic. Manajemen klinik tersebut menyatakan persoalan tersebut merupakan percakan pribadi yang terjadi di luar lingkungan pelayanan kesehatan klinik.

"Manajemen menyatakan bahwa permasalahan di media sosial yang diduga dilakukan oleh dr Muhammad Iqbal SpOG tersebut merupakan percakapan yang sifatnya pribadi dan terjadi di luar lingkungan proses pelayanan kesehatan Kirana Clinic," ungkap manajemen Kirana Clinic beberapa waktu lalu.