NADIKABAR.COM — Pihak Rumah Makan Nasi Tempong Sri Dewi meminta maaf soal ledakan hebat yang terjadi di kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya. Ledakan tersebut diduga berkaitan dengan kebocoran pipa gas LPG 50 kilogram.

Melalui akun Instagram @ntsridewi, pihak RM Nasi Tempong Sri Dewi menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pihak yang terdampak, khususnya warga dan masyarakat di sekitar lokasi kejadian. Permintaan maaf itu diunggah pada Selasa (6/10/2026) malam.

"Ijinkan kami menyampaikan rasa prihatin dan permintaan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang terdampak. Kami berharap musibah ini bisa terselesaikan, serta terlewati dengan baik dan sesegera mungkin," tulis akun @ntsridewi dalam unggahannya, seperti dilansir NadiKabar, Rabu (7/10/2026).

Dalam unggahan tersebut, manajemen RM Nasi Tempong Sri Dewi juga menyampaikan keprihatinan atas dampak ledakan terhadap warga dan lingkungan sekitar. Pihaknya menyebut tengah berupaya menghubungi pihak-pihak yang terdampak untuk menyelesaikan permasalahan akibat kejadian tersebut.

Berikut pernyataan maaf pihak RM Nasi Tempong Sri Dewi:

Segenap manajemen dan keluarga besar Tempong Sri Dewi ingin menyampaikan permintaan maaf dari lubuk hati yang paling dalam, atas segala dampak dan kesulitan yang timbul akibat kejadian hari ini di area outlet Tempong Sri Dewi San Antonio - Pakuwon City.

Kami ingin menyampaikan rasa prihatin, simpati yang tulus dan sedalam-dalamnya, atas peristiwa yang terjadi, serta dampaknya terhadap warga dan lingkungan di sekitar outlet kami.

Kami memahami bahwa kejadian ini telah menimbulkan kekhawatiran, kerugian, serta ketidaknyamanan bagi banyak pihak, khususnya para tetangga dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi.

Doa dan perhatian kami tujukan kepada seluruh pihak yang terdampak.

Saat ini kami sedang berusaha menghubungi semua pihak terlibat, serta mengupayakan penyelesaian masalah dari kejadian hari ini. Kami juga berharap kondisi di sekitar lokasi dapat segera kembali aman, tenang, dan pulih seperti sediakala.