Mantan menteri luar negeri RI itu juga menyerukan agar dunia perlu beralih dari sekadar merespons krisis air menuju pengelolaan air yang lebih bijaksana, serta mempersiapkan diri sebelum krisis terjadi.
Dia juga menekankan pentingnya memadukan air, transportasi, energi, perumahan, dan berbagai layanan perkotaan jika ingin menjadikan kota-kota menjadi lebih tangguh dan layak huni, serta memobilisasi pembiayaan, inovasi, dan talenta.
Retno mengatakan bahwa sebenarnya dunia telah memiliki banyak solusi. Namun, tantangannya berada pada bagaimana membawa solusi-solusi tersebut ke skala lebih besar.