Dalam menghadirkan solusi transportasi tersebut, WEGE juga mencatatkan kinerja operasional yang sangat positif di lapangan. Per 25 Oktober 2026, progres pembangunan fisik proyek BRT Mebidang Halte on Corridor sukses menyentuh angka 15%, sebuah pencapaian operasional yang tercatat melampaui rencana awal proyek.

Akselerasi konstruksi ini ditunjukkan dengan telah berdirinya struktur baja utama di enam lokasi halte strategis. Keenam infrastruktur tersebut meliputi Halte BS 04 PRSU, Halte BS 05 Jasa Raharja, Halte BS 06 Sei Sikambing, Halte BS 08 Ayahanda, Halte BS 09 Simpang Barat, dan Halte BS 10 Plaza Medan Fair. Setiap halte dibangun dengan luasan yang bervariasi, didesain secara spesifik untuk menyesuaikan kondisi tata letak dan kebutuhan sirkulasi penumpang di masing-masing lokasi.

Menanggapi pencapaian operasional dan lingkungan ini, Direktur Utama WEGE, Mahendra Vijaya, menegaskan komitmen perusahaan dalam menyeimbangkan target fisik dan tanggung jawab sosial. "Pencapaian progres yang melampaui target ini membuktikan komitmen WEGE dalam memberikan solusi transportasi massal yang efisien bagi masyarakat Mebidang. Di saat yang sama, penanaman 2.850 bibit pohon ini adalah wujud nyata tanggung jawab kami untuk memastikan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada fungsionalitas, tetapi juga memprioritaskan kelestarian ekosistem dan prinsip keberlanjutan," ungkap Mahendra.

Kehadiran BRT Mebidang diproyeksikan menjadi percontohan ideal untuk proyek infrastruktur modern yang menjunjung tinggi aspek pelestarian lingkungan. WEGE memastikan akan terus mengedepankan inovasi teknis, ketepatan waktu, dan prinsip keberlanjutan hingga proyek ini beroperasi penuh melayani masyarakat.