Ia menilai Afrika merupakan kawasan yang memiliki potensi besar dari sisi jumlah penduduk, perdagangan, investasi, dan sumber daya. Oleh karena itu, Indonesia perlu membangun kerja sama yang strategis dan komprehensif dengan negara-negara di kawasan tersebut.
Djatmiko juga menyampaikan bahwa Indonesia terbuka untuk memperluas kerja sama capacity building dengan negara-negara Afrika, termasuk di bidang pendidikan vokasi. Salah satunya melalui Akademi Metrologi dan Instrumentasi yang berada di bawah Kementerian Perdagangan.
“Kami menawarkan kepada kawan-kawan dari negara sahabat Afrika, apabila ingin juga mengirim murid-muridnya atau mahasiswanya ke sini, kita terbuka untuk menjajaki hal tersebut,” katanya.
Selain penguatan kapasitas sumber daya manusia, Indonesia terus memperluas kerja sama perdagangan dengan Afrika melalui pembahasan berbagai perjanjian dagang bilateral.