NADIKABAR.COM β€” Indonesia dan China sepakat mempercepat persiapan perundingan Indonesia-China Comprehensive Economic Partnership Agreement (IDC-CEPA) untuk memperluas akses pasar dan memperkuat kerja sama ekonomi kedua negara.

Kesepakatan tersebut menjadi salah satu hasil pertemuan bilateral antara Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Edi Prio Pambudi dan Direktur Jenderal Perdagangan Internasional dan Urusan Ekonomi Kementerian Perdagangan China (MOFCOM) Chen Chao di Kantor MOFCOM, Beijing.

Edi mengatakan CEPA diharapkan dapat memperkuat hubungan ekonomi kedua negara dengan mengedepankan kerja sama yang saling melengkapi.

β€œSaat ini merupakan momentum yang tepat bagi Indonesia dan China untuk memperkuat hubungan ekonomi melalui CEPA. Kami ingin CEPA mengedepankan kerja sama yang saling melengkapi, bukan saling bersaing, sehingga manfaatnya dirasakan kedua belah pihak,” kata Edi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Ia memaparkan China merupakan tujuan ekspor nonmigas terbesar Indonesia.

Sepanjang 2025, nilai ekspor nonmigas Indonesia ke China mencapai 64,82 miliar dolar AS, atau meningkat 7,11 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Di sisi investasi, China dan Hong Kong juga masuk dalam tiga besar negara asal penanaman modal asing (PMA) di Indonesia pada 2025, dengan realisasi masing-masing sebesar 7,5 miliar dolar AS dan 10,6 miliar dolar AS.

Meski memiliki hubungan perdagangan dan investasi yang kuat, Indonesia dan China belum memiliki perjanjian perdagangan bilateral.