"Untuk itu, ASEAN-Canada Free Trade Agreement (ACAFTA), yang akan menjadi perjanjian dagang pertama ASEAN dengan mitra di Amerika Utara, dinilai menjadi instrumen kunci," katanya.
Disebutkan bahwa proses perundingan tersebut kini memasuki fase penentuan menuju substantial conclusion pada KTT ke-49 ASEAN pada November mendatang.
Bagi Indonesia, katanya, ACAFTA diharapkan dapat melengkapi Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA) dalam mendorong peningkatan kerja sama ekonomi bilateral Indonesia-Kanada.
"Sistem perdagangan global dan rantai pasok tengah berada di bawah tekanan. Dalam situasi seperti ini, mitra yang meyakini perdagangan terbuka dan predictable akan semakin saling membutuhkan, dan ASEAN serta Kanada adalah mitra tersebut," katanya.