NADIKABAR.COM β Kementerian Kesehatan bersama Pemerintah Inggris meluncurkan UK-Indonesia Health Partnership Platform atau Tangguh+ guna memperkuat kerja sama kesehatan kedua negara agar kolaborasi kesehatan lebih terarah dan selaras dengan prioritas transformasi kesehatan Indonesia.
Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono di Jakarta, Rabu, mengatakan platform ini menjadi wadah koordinasi pemerintah, rumah sakit, universitas, lembaga penelitian, industri, dan mitra internasional.
Menurutnya, kemitraan Indonesia-Inggris perlu menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak berhenti pada kesepakatan dan pertemuan bilateral.
βNilai nyata dari kemitraan strategis tidak hanya terletak pada keterlibatan dan perjanjian yang kita tandatangani, tetapi pada kemampuan kita menyatukan keahlian, institusi, dan sumber daya yang tepat untuk memberikan hasil yang berkelanjutan,β ujar Dante dalam peluncuran Tangguh+ di Jakarta.
Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat sistem kesehatan, meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan, serta membangun ketahanan menghadapi ancaman kesehatan di masa depan.
Dante menjelaskan kerja sama kesehatan Indonesia-Inggris telah memiliki landasan melalui nota kesepahaman antara Kementerian Kesehatan RI dan Departemen Kesehatan dan Layanan Sosial Inggris yang ditandatangani pada 20 Mei 2025.
Kerja sama tersebut mencakup tujuh bidang, yaitu pelayanan kesehatan, pengawasan dan pengendalian penyakit, sains dan inovasi kesehatan, tenaga kesehatan, penelitian klinis, kesehatan digital, serta pergeseran pendekatan dari pengobatan menuju pencegahan.
Melalui Tangguh+, katanya, kedua negara akan memperkuat kolaborasi pada tiga peluang utama, yakni pengembangan tenaga kesehatan, inovasi teknologi dan keamanan kesehatan.
Kerja sama juga mencakup penguatan sistem dan infrastruktur kesehatan, riset dan inovasi, serta kemitraan publik-swasta. Pendekatan ini diharapkan mendukung pemerataan layanan berkualitas bagi masyarakat Indonesia yang tersebar di berbagai wilayah.
Peluncuran platform ini juga menampilkan lima inisiatif kerja sama, meliputi UK-Indonesia Digital Health Programme, ASEAN-UK Health Security Partnership, proyek penguatan International Health Regulations oleh UK Health Security Agency (UKHSA), kemitraan strategis Cancer Research UK dengan Indonesia, serta kerja sama bidang layanan kesehatan dan ilmu hayati (healthcare and life sciences).
Dante berharap Tangguh+ dapat menjembatani kesenjangan antara komitmen dan hasil nyata, sekaligus memastikan kerja sama kedua negara memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.
Sementara itu, Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste Dominic Jermey mengatakan Inggris berkomitmen mendukung transformasi kesehatan Indonesia melalui kolaborasi antarpemerintah, layanan kesehatan nasional Inggris (NHS), universitas, lembaga penelitian, dan sektor swasta.
Sementara itu, Direktur Jenderal Global Issues pada Foreign, Commonwealth and Development Office Inggris Melinda Bohannon menegaskan bahwa kemitraan ini dibangun atas dasar kepentingan bersama, pertukaran keahlian, dan tanggung jawab bersama dalam menghadapi tantangan kesehatan global.