NADIKABAR.COM β Indonesia dan Jepang terus mendorong penguatan hubungan antarmasyarakat melalui pertukaran budaya menjelang peringatan 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara pada 2028.
Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia Ueno Atsushi, dalam konferensi pers Jak Japan Matsuri (JJM) 2026 di Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, pada Senin menilai hubungan Indonesia dan Jepang telah terbukti berkembang dengan baik selama puluhan tahun, tidak hanya pada tingkat pemerintah, tetapi juga di antara masyarakat kedua negara.
βSaya merasa Indonesia dan Jepang telah mengembangkan hubungan yang sangat baik. Hubungan diplomatik kita dimulai 68 tahun lalu, sehingga dalam dua tahun mendatang kita akan merayakan peringatan ke-70,β kata Dubes Ueno.
Menurut Ueno, hubungan antarmasyarakat menjadi salah satu unsur penting yang menopang kedekatan Indonesia dan Jepang.
Masyarakat Indonesia, jelas Ueno, selama ini menunjukkan sikap bersahabat terhadap Jepang.
Oleh sebab itu, melalui penyelenggaraan Jak Japan Matsuri yang akan digelar pada 31 Oktober-1 November di kawasan Gelora Bung Karno, pihaknya berharap ketertarikan masyarakat Indonesia terhadap Jepang dapat semakin meningkat. Pada saat yang sama, masyarakat Jepang juga diharapkan semakin mengenal Indonesia dan budayanya.
Festival yang digelar oleh kedutaan Jepang sejak 2009 tersebut menghadirkan sejumlah kegiatan interaktif yang memungkinkan pengunjung mengenal langsung budaya Jepang dan budaya Indoesia, terutama Betawi.
βPada kesempatan ini, kami ingin meningkatkan jumlah penggemar Jepang di kalangan masyarakat Indonesia. Demikian pula, kami ingin semakin banyak masyarakat Jepang yang menyukai Indonesia,β kata dia.
Harapan tersebut sejalan dengan penyelenggaraan JJM 2026 yang menghadirkan kegiatan pengenalan budaya kedua negara, mulai dari permainan tradisional Jepang hingga aktivitas membatik dan membuat miniatur ondel-ondel, serta wayang.
Selain itu, saat konferensi pers JJM 2026, Kepala Bagian Kerja Sama Luar Negeri, Biro Kerja Sama Daerah, Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta, Yudi Hermawan, menyampaikan festival tahunan tersebut merupakan wujud nyata dari jembatan persahabatan yang kokok antara Jepang dan Indonesia.
Yudi menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung sepenuhnya penyelenggaraan JJM 2026, serta menyampaikan harapan agar kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari warga Jakarta dan masyarakat Jepang yang tinggal di Jakarta.
βKolaborasi ini sangat sejalan dengan visi Jakarta dalam melestarikan kearifan lokal sekaligus bersanding harmonis dengan komunitas internasional,β ujarnya.