Ia mencontohkan riset biodiversitas dan pengembangan kawasan perkotaan sebagai bidang yang membutuhkan pengetahuan serta keahlian dari Indonesia maupun Jerman.
Diketahui, kedua pihak juga membicarakan kemungkinan pembentukan Joint Working Group pada tingkat pelaksana. Mekanisme ini dapat dieksplorasi sebagai ruang untuk mendiskusikan prioritas, memetakan mitra perguruan tinggi, dan mengidentifikasi skema kolaborasi yang memungkinkan.
Kesempatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi kolaborasi internasional yang semakin erat dan berkelanjutan, sehingga memberi manfaat nyata bagi pengembangan pendidikan tinggi, riset, dan pembangunan nasional.