"Sebetulnya kita melihat bahwa isu ini adalah isu yang perlu ditangani secara serius. Dan Pemerintah Indonesia sangat serius dalam menangani hal ini. Terkait dengan concern yang disampaikan oleh negara-negara tetangga, tentu kita memahami hal ini karena memang dampaknya juga dirasakan di negara-negara tetangga," katanya.
Nabyl juga mengungkap pernyataan dari Menlu Arrmanatha Nasir terkait bantuan yang ditawarkan negara tetangga. Dia mengatakan bantuan tersebut akan dilihat kebutuhannya terlebih dahulu.
"Dan Pak Menlu juga sudah menyampaikan bahwa pada intinya pemerintah melihat setiap bantuan-bantuan dari negara-negara mitra ini bisa kita lihat sesuai dengan kebutuhan, yang mana pada tingkat teknis masih terus dilakukan pembahasannya," imbuhnya.
Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Malaysia, Anwar Ibrahim mengusulkan kerja sama tingkat ASEAN dilakukan untuk menangani asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Menurutnya perlu kerja sama kolektif untuk menangani kabut asap karhutla.
"Malaysia telah mengusulkan mekanisme kerja sama di tingkat ASEAN untuk memperkuat koordinasi, kesiapsiagaan, dan tindakan kolektif dalam menangani kabut asap lintas batas," kata Anwar Ibrahim, Senin (19/10).