Namun, Tshering tampil lebih baik pada set penentuan dengan membukukan 29 poin, sedangkan Baasith mencatat 27, untuk menutup pertandingan 6-4.
Hasil itu cukup mengejutkan mengingat Baasith mengawali fase eliminasi sebagai unggulan kelima setelah mencatat 686 poin pada babak kualifikasi. Catatan tersebut menempatkannya sebagai pemanah Indonesia dengan posisi tertinggi pada kualifikasi recurve putra.
Sementara itu, Riau Ega sebenarnya membuka pertandingan dengan baik saat menghadapi Chauhan. Peraih perunggu Asian Games 2018 tersebut merebut dua set pertama dengan skor identik tipis, 29-28, untuk memimpin 4-0.
Namun, Chauhan membalikkan keadaan dengan memenangi tiga set berikutnya 30-27, 26-25, dan 28-27 sehingga Riau Ega harus menyerah 4-6.