Tumpeng agung dan aneka sayur mayur tidak lepas dalam prosesi hari jadi. Berbeda dengan tahun sebelumnya, selain tumpeng agung, masyarakat juga disiapkan puluhan tumpeng untuk disantap bersama.
Tiba di Pendapa Manggala Praja Nugraha, sejumlah pusaka kabupaten diserahkan kembali kepada Bupati Trenggalek untuk disimpan.
Bupati mengaku, pada rangkaian hari jadi tahun ini pihaknya memberikan kesempatan untuk masyarakat melihat lebih dekat dan masuk di lingkungan pendapa.
Usai rangkaian seremonial di pendapa, masyarakat antusias untuk berebut air suci hingga tumpeng yang disiapkan. Namun, sebelum sempat didoakan puluhan tumpeng itu ludes diperebutkan warga.
"Saya sih setiap jalan sudah mendoakan. Tapi kalau dari sisi prosesi tadi belum didoakan sudah dipurak oleh masyarakat. Tapi enggak apa-apa, memang tujuannya semuanya demi keberkahannya masyarakat," ujarnya.
Nur Arifin mengatakan tema hari jadi tahun ini adalah Hambeging Bumi yang berarti membumi.