“Jadikan semangat Hari Santri sebagai semangat untuk terus berkhidmat bagi agama, bangsa, dan negara. Teruslah belajar, hormati guru dan orang tua, muliakan para ulama, serta jaga persaudaraan. Buktikan bahwa santri mampu menjadi teladan melalui sikap, perkataan, dan perbuatan,” tutur Fredy.
Sebelumnya, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jakarta Utara, Forum Koordinasi Pemimpin Kota (Forkopimko) Jakarta Utara, dan Kantor Kementerian Agama Jakarta Utara menggelar peringatan Hari Santri Nasional yang mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” pada Kamis.
Fredy mengatakan peringatan tahun ini tidak sekadar menjadi ajang mengenang sejarah, tetapi juga memotivasi semangat para santri untuk terus belajar,.
“Serta memperkuat akhlak, mencintai tanah air, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat,” imbuh Fredy.