Sebelumnya, surat kabar Le Figaro melaporkan bahwa otoritas Prancis memperkirakan antara 130.000 hingga 170.000 orang akan mengikuti aksi demonstrasi di seluruh negeri pada Sabtu, termasuk 60.000 orang di Paris.

Aksi protes di Prancis dimulai pada pertengahan September, ketika para pelajar sekolah menengah turun ke jalan di kawasan pinggiran Paris untuk menuntut perbaikan kondisi sekolah.

Aksi tersebut kemudian berkembang menjadi demonstrasi besar-besaran di berbagai wilayah negara itu.

Sebagian demonstrasi berlangsung ricuh sehingga mendorong otoritas meningkatkan pengamanan dan menahan ratusan orang.