Pada kesempatan itu, Luthfi juga menyerahkan bisyarah (tali asih) secara simbolis senilai Rp 282 juta kepada kafilah Jawa Tengah yang meraih juara dalam MTQ Nasional XXXI. Penyerahan kepada para kafilah didampingi Wakil Gubernur sekaligus Ketua LPTQ Jateng Taj Yasin Maimoen dan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno.

Sementara itu, Taj Yasin berterima kasih kepada para kafilah yang telah membawa Jawa Tengah meraih prestasi pada kompetisi tersebut. Menurutnya, pelaksanaan MTQ Nasional tidak hanya menghasilkan capaian bagi kafilah. Perhelatan tersebut juga memberi dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat Jawa Tengah.

"Catatan penting bahwa perhelatan MTQ ini juga memberikan dampak toleransi yang luar biasa. Bukan hanya umat muslim saja yang menikmati, tetapi seluruh masyarakat Jawa Tengah, termasuk Kota Semarang. Dampaknya luar biasa, dari segi ekonomi maupun sosial," ucapnya.

Ia menyebut rangkaian MTQ Nasional XXXI didatangi lebih dari 250 ribu pengunjung. Berdasarkan data yang disampaikannya, aktivitas selama penyelenggaraan MTQ menghasilkan nilai ekonomi sekitar Rp1,3 triliun.