NADIKABAR.COM — Ribuan pelajar, guru, orang tua, dan pekerja berunjuk rasa di seluruh Yunani, Rabu (21/10), menuntut peningkatan pendanaan pendidikan publik serta langkah untuk menekan kenaikan biaya hidup dan pendidikan, menurut laporan lembaga penyiaran publik ERT.
Menurut ERT, sekitar 10.000 orang mengikuti aksi unjuk rasa di Athena, sementara diperkirakan 2.000 hingga 2.500 orang berdemonstrasi di Thessaloniki, dan lebih dari 3.000 orang turun ke jalan di Patras.
Aksi serupa juga digelar di Larissa dan sejumlah kota lainnya.
Para pengunjuk rasa menuntut agar ribuan lowongan posisi pengajar segera diisi, guru pengganti diangkat menjadi pegawai tetap, jumlah siswa per kelas dikurangi, serta gedung-gedung sekolah dibuat lebih aman.
Mahasiswa menuntut penurunan harga sewa tempat tinggal, peningkatan tunjangan perumahan, penambahan kapasitas asrama mahasiswa, serta pencabutan undang-undang yang mengatur tentang pengeluaran mahasiswa dari perguruan tinggi.
Guru sekolah dasar melakukan pemogokan selama 24 jam, sementara guru sekolah menengah melakukan aksi penghentian kerja selama tiga jam.