NADIKABAR.COM — Bos LaLiga Javier Tebas terancam sanksi dari Dewan Olahraga Nasional Spanyol (CSD). Hal ini buntut pernyataan kerasnya terhadap Real Madrid.

Tebas memantik kontroversi pada Jumat (16/10/2026). Pria berusia 64 tahun ini menyamakan kanal Real Madrid TV dengan propaganda Nazi Jerman.

"Manajemen Real Madrid memimpin orkestra juru bicara, dan Real Madrid TV adalah ujung tombaknya. Komposisi mereka selalu sama: memilih permainan yang sesuai dengan agenda mereka, mengulang-ulang keluhan, memicu kecurigaan, dan menunjuk jari pada musuh," Javier Tebas menuliskan di X.

"Metode ini mengingatkan pada mekanisme propaganda yang dieksploitasi oleh [Joseph] Goebbels, Menteri Propaganda Nazi Jerman: Pengulangan sistematis, pembentukan musuh, dan memanipulasi fakta guna membangun narasi," ujarnya.