Dia mengatakan, kesalahan pada babak pertama sudah coba diperbaiki pada babak kedua. Namun lini depan Laskar Sambernyawa tidak mampu memaksimalkan peluang yang ada menjadi gol.
Selain itu, atmosfir suporter tuan rumah yang datang ke stadion, juga sedikit banyak mempengaruhi performa anak asuhnya. Meski demikian, menurutnya pertandingan hari ini akan menjadi bahan evaluasi tim kepelatihan, untuk diperbaiki pada laga berikutnya.
"Memang banyak hal khususnya babak pertama yang perlu sangat diperbaiki. Kita membiarkan lawan bermain di tengah, dan mereka punya space untuk shooting. Itu akan menjadi catatan. Babak kedua kita bisa bangkit sebenarnya, cuma sayang banget peluang-peluang yang didapatkan tidak bisa jadi gol. Ini akan jadi pelajaran untuk diperbaiki pada game kedua, dan seterusnya. Semoga ini menjadi kesalahan yang tidak terjadi lagi di game seterusnya," terangnya.
Dalam laga itu, Ricky juga memasukan Theo Leeming pada babak kedua. Padahal dia baru bergabung dengan tim usai dipanggil Timnas U-20.
"Theo pemain yang sangat kita harapkan sejak awal. Memang pemanggilan di Timnas membuat dia banyak waktu tidak bisa latihan bersama, tapi tidak membatasi juga, bahwa dia sudah cukup paham apa yang kita mau. Kenapa dia main, karena tim membutuhkan dia. Ditambah ada regulasi pemain muda, jadi dia pemain muda andalan kita, dan kita harus memainkan dia," terangnya.