"Jadi itu arena nanti, lokasi tersebut dikelola oleh Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur melalui Camat Jatinegara dan kelurahan yang ada di sekitar tersebut, dengan melibatkan secara teknis itu komunitas-komunitas geng tadi untuk mengelola menjadi jam latihannya dan sebagainya," ujarnya.

Dia mengatakan komunitas tersebut yang nantinya merangkul kelompok masyarakat di kawasan Flyover Kampung Melayu terutama yang kerap melakukan tawuran. Dia berharap angka tawuran bisa berkurang dengan adanya arena ring tinju ini.

"Mereka nanti yang akan merangkul warga masyarakat di situ yang senang, yang suka, bukan senang, yang suka tawuran ya. Yang suka tawuran, daripada tawuran di jalanan, tawuran di mana-mana," ujarnya.