NADIKABAR.COM — Jepang merupakan salah satu negara yang populasinya menurun secara signifikan. Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang, populasinya tercatat 123 juta jiwa per 1 Januari 2026.
Angka penurunan ini menjadi salah satu alasan banyaknya tenaga kerja asing yang mengisi berbagai industri di Jepang. Namun, fenomena ini tidak selamanya dapat diterima oleh penduduk setempat.
Berdasarkan hasil survei Institute of Social Science, Tokyo University, terdapat lebih banyak anak muda di Jepang yang menolak hadirnya penduduk asing di Jepang. Secara statistik, angkanya meningkat 20,7 poin dari 2024, menjadi 56,3 persen dalam survei 2026.
Anak muda ini juga berbagi sentimen yang sama satu dengan lainnya. Mereka merasa bahwa "tidak ada harapan bagi masyarakat Jepang".
"Penentangan mungkin meningkat karena semakin banyak paparan terhadap diskusi negatif tentang penerimaan warga negara asing, yang dipicu oleh kecemasan dan ketidakpuasan terhadap masyarakat," kata Profesor Shin Arita dari Institut of Social Science di kampus tersebut.