Bahaya fatal justru datang dari cara para mukbanger menyiasati berat badan agar tidak melonjak, yakni dengan memuntahkan makanan secara sengaja dan mengonsumsi obat pencahar.

"Konsentrasi kalium dalam cairan lambung dan usus itu jauh lebih tinggi dibandingkan di dalam darah. Muntah berulang atau diare dipaksa akibat obat pencahar bakal menguras kalium secara drastis," terang dr Chai.

Secara medis, kalium berfungsi penting untuk menjaga impuls listrik jantung tetap stabil. Saat seseorang punya riwayat memuntahkan makanan secara berulang, kadar kalium akan terus merosot.

Efek fatalnya, listrik jantung menjadi kacau (aritmia berat) hingga memicu henti jantung mendadak (cardiac arrest).