PABSI, KOI, dan Rizki menegaskan bahwa penangguhan tersebut bukan merupakan temuan bahwa Rizki telah melakukan pelanggaran aturan antidoping. Pemeriksaan terhadap pokok perkara juga baru akan dimulai.

"Kasus ini tidak berkaitan dengan zat terlarang apa pun," demikian pernyataan bersama tersebut.

Rizki disebut tidak pernah mendapatkan hasil tes doping positif sepanjang karirnya, termasuk dalam pemeriksaan doping terakhir yang dijalaninya pada Agustus 2026.