"Setelah ada gambaran dari ROV, di sela-sela kondisi arus yang sempat tenang siang hari tadi, tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan penyelaman. Waktu yang tersedia terbatas sehingga hanya satu korban yang berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia," ujarnya.
Basarnas akan kembali menurunkan ROV lebih awal pada operasi SAR hari kesembilan hari ini. Putu berharap kondisi cuaca lebih baik sehingga penyelam dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk melanjutkan pencarian korban di dalam bangkai kapal.
"Besok (hari Senin) akan kita turunkan lagi ROV lebih awal. Karena gambaran bawah laut di dalam kapal sudah kita dapat," ujarnya.
Pada operasi SAR hari kedelapan, Basarnas mengerahkan dua unsur, helikopter Basarnas, delapan kapal besar, dan dua kapal kecil untuk memaksimalkan upaya pencarian korban yang masih belum ditemukan.