Menurut Ema, pihak maskapai menyampaikan penerbangan dibatalkan karena adanya aktivitas gunung berapi yang berdampak pada penerbangan. Pihak maskapai juga memberikan opsi pengembalian dana atau refund.
"Katanya tiket bisa di-refund. Prosesnya sekitar 7 sampai 14 hari kerja. Kalau untuk reschedule masih belum jelas," ujarnya.
Meski penerbangan dibatalkan, Ema dan rombongan tetap berupaya berangkat ke Jakarta. Pasalnya, kegiatan yang akan mereka ikuti dinilai penting dan telah dinantikan oleh sejumlah pihak.
Mereka kemudian mencari alternatif transportasi melalui jalur darat. Namun, tiket kereta dan bus disebut sudah penuh. Travel yang sebelumnya dipesan dari Jember juga batal karena faktor cuaca.
"Kami tetap bertekad berangkat karena kegiatan ini penting. Akhirnya kami pilih jalur darat ke Jakarta," terang Ema.