Itulah mengapa Ronaldo akhirnya mengirim permintaan maaf secara terbuka kepada rekan-rekannya di Selecao Das Quinas karena telah meninggalkan mereka.

Tidak lupa juga, Ronaldo meminta rakyat Portugal membukakan pintu maaf untuknya. Ronaldo bahkan siap menerima hukuman apapun atas tindakannya tersebut.

"Saya juga berhutang maaf kepada rekan-rekan setim saya karena telah meninggalkan mereka. Terlepas dari pelatih melanggar janjinya sendiri, seperti yang dapat dibuktikan oleh siapa pun yang menyaksikan percakapan ini, saya seharusnya tidak melakukannya. Ini semua salah saya," ujar Ronaldo dalam surat terbuka.