Dalam kesempatan tersebut, Vivian juga menyinggung persoalan kabut asap lintas batas yang telah berlangsung hampir tiga dekade. Ia menekankan pentingnya pendekatan kolektif dan komunikasi terbuka antara negara-negara di kawasan untuk mencegah persoalan serupa terulang.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir juga telah melakukan pertemuan bilateral dengan Vivian di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Selasa (27/10).
Dalam pertemuan itu, kedua menlu membahas sejumlah isu, termasuk karhutla. Arrmanatha menegaskan bahwa penanganan karhutla yang berdampak hingga ke negara tetangga, termasuk Singapura, menjadi prioritas pemerintah Indonesia.
Selain itu, Indonesia dan Singapura menyepakati pembentukan satuan tugas (satgas) untuk memperkuat upaya bersama dalam menangani karhutla beserta dampaknya.