Di cabang menembak, tim senapan 50 meter tiga posisi putri yang diperkuat Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba, Audrey Zahra Dhiyaanisa, dan Citra Dewi Resti mengakhiri persaingan di peringkat kedelapan.

Indonesia mengumpulkan total 1.744 poin dengan 61 tembakan X, sedangkan China merebut emas dengan 1.773 poin.

Harapan menembus final juga belum terwujud dari BMX freestyle. Gilang Febriyansah menempati posisi kesembilan kualifikasi men's park dengan rata-rata 32,50 poin dari dua run sehingga terpaut satu posisi dari batas delapan besar yang berhak maju ke final.

Pada hoki lapangan putra, Indonesia harus mengakui keunggulan Bangladesh 1-3 pada pertandingan Pool A.

Indonesia sebenarnya memimpin lebih dulu melalui gol Fathur Mochamad pada menit keenam, tetapi Bangladesh membalas tiga gol melalui Amirul Islam pada menit ke-11 dan 31 serta Rasel Mahmud Jimmy.

Hasil tersebut membuat Indonesia belum meraih kemenangan dalam empat pertandingan dan masih menyisakan laga terakhir fase grup melawan Sri Lanka pada Senin (28/9).

Di tengah beragam hasil tersebut, emas Rahmat menjadi penutup manis perjuangan Indonesia pada Sabtu sekaligus mengangkat koleksi Merah Putih menjadi dua emas dalam perburuan memenuhi target empat emas pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.