Perak Pajar juga menjadi catatan bersejarah karena surfing untuk pertama kalinya dipertandingkan pada Asian Games.
Sebelum mencapai final, Pajar melewati wakil China Wu Shindong pada perempat final dengan 12,67 berbanding 11,66, kemudian menyingkirkan Jayuard Alciso dari Filipina 13,60 berbanding 12,37 pada semifinal.
Selain tambahan tiga medali, Indonesia masih menjaga peluang dari sejumlah cabang yang memulai atau melanjutkan persaingan pada Selasa.
Dari panjat tebing, Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Berthdigna Devi Surya Kusuma memastikan tempat pada fase berikutnya nomor speed putri.
Desak menempati peringkat ketiga kualifikasi dengan catatan 6,29 detik, hanya berada di belakang Deng Lijuan asal China yang membukukan 6,23 detik dan Jeong Jimin dari Korea Selatan dengan 6,25 detik. Berthdigna berada di posisi kelima dengan 6,49 detik.
Empat wakil kano slalom juga memastikan tiket semifinal. Krisna Septiana lolos dari nomor kayak tunggal putra, Putu Santhi dari kano tunggal putri, Ade Yoan Sutanto dari kano tunggal putra, serta Kadek Sintha dari kayak tunggal putri.
Dari tenis, Muhammad Rifqi Fitriadi melaju ke putaran ketiga tunggal putra setelah menyingkirkan petenis Pakistan Muhammad Shoaib dua set langsung 6-4, 6-4 dalam pertandingan selama satu jam delapan menit.
Rifqi selanjutnya menghadapi wakil China Wu Yibing untuk memperebutkan tempat di perempat final.