NADIKABAR.COM — Mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus berkolaborasi dengan Pemkot dan Polresta Bogor melakukan aksi penggalangan dana untuk korban bencana alam dan kebakaran lahan dan hutan (karhutla). Hingga saat ini, dana sebesar Rp 58 juta telah terkumpul dan siap disalurkan.

"Saya apresiasi juga atas kolaborasi yang terjalin ini. Mudah-mudahan nanti kami ke depan akan berkolaborasi juga dengan instansi-instansi lain. Anggaran yang terkumpul per hari ini sudah mencapai berapa? 58 juta. 58 ditambah dengan bantuan yang kemarin," kata Ketua Umum HMI Kota Bogor, Moeltazam, Rabu (28/10/2026).

Multazam mengatakan, penggalangan dana akan terus dilakukan bersama masyarakat dan instansi lain. Dia menyebut pengawasan terhadap kinerja pemerintah dalam penanganan karhutla tetap dilakukan.

"kami akan melakukan langkah lanjutan persoalan penanganan dan pemulihan lingkungan khususnya, fokus pada isu lingkungan," kata Multazam.

"Karena kita lihat bahwa untuk kajian dan rekomendasi kebijakan itu juga penting bagi kami, karena ini bagian dari organisasi mahasiswa. Dan kemudian ini kita ingin melakukan aksi nyata yang sehingga dapat berbentuk sebuah bantuan yang langsung ke masyarakat," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Polresta Bogor Kota bersama mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus menggelar apel bersama memperingati Hari Sumpah Pemuda. Kegiatan tersebut diisi dengan penggalangan dana mahasiswa dan polisi untuk korban bencana karhutla.

"Kegiatan ini merupakan salah satu wujud kolaborasi kepolisian dengan organisasi kemahasiswaan ekstra kampus. Saat ini kami bersama Cipayung Plus mengadakan penggalangan dana untuk Karhutla di internal Polresta Bogor Kota," kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Adhitya Panji Anom.

Apel peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 digelar di lapangan upacara Mako Polresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor tadi pagi. Apel dihadiri seluruh personel dan sejumlah mahasiswa.

Usai apel, aksi penggalangan dana diawali oleh Kapolresta Bogor Kota Kombes Adhitya Anom dan diikuti para kapolsek dan personel lainnya. Penggalangan dana dikirim ke nomor rekening menggunakan Qris.

"Tadi pada saat kegiatan apel, kami sudah langsung tekankan kepada seluruh personel untuk dapat memberikan bantuan dalam penggalangan dana tersebut. Harapannya, bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat bagi penanganan karhutla di beberapa wilayah di Indonesia," kata Adhitya.