Proyek itu didanai sebesar 11,7 juta euro (1 euro = Rp20.169) dari Dana Pembangunan Regional Eropa (ERDF).

Selama tiga tahun ke depan, para spesialis rumah sakit dan mitra teknologi akan mengembangkan model komputasi canggih untuk berbagai spesialisasi medis dan bedah, dengan tujuan mendekatkan teknologi tersebut ke praktik klinis.